Buka Puasa Bersama AMM BS, Perkuat Silaturahmi dan Kaderisasi Pemuda

Banguntapan Selatan – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Banguntapan Selatan menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Jumat, 6 Maret 2026 di Warung Telaga Potorono. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur organisasi otonom Muhammadiyah yang tergabung dalam AMM, yaitu Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), serta Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM).

Selain dihadiri oleh para anggota AMM, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banguntapan Selatan, Dr. Ayif Fathurrahman, S.E., M.Si., serta perwakilan dari Aisyiyah, Ibu Jukhoriyah.

Dalam sambutannya, Dr. Ayif Fathurrahman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda Muhammadiyah.

“Semoga kegiatan kajian seperti ini dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai pengaruh dan aliran yang menyimpang, serta menjadi bagian penting dari proses kaderisasi di kalangan pemuda dan pemudi Muhammadiyah,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan AMM Banguntapan Selatan, Udin Suryo, dalam sambutannya sekaligus meluncurkan program Kajian Selasa Kliwon yang akan menjadi agenda rutin bagi generasi muda Muhammadiyah. Ia menyampaikan bahwa setelah masa pandemi Covid-19, kegiatan kajian di kalangan pemuda sempat mengalami penurunan.

“Dengan diluncurkannya kembali Kajian Selasa Kliwon ini, kami berharap dapat menghidupkan kembali semangat kajian dan pembinaan intelektualitas bagi generasi muda Muhammadiyah,” ungkapnya.

Sebelum waktu berbuka puasa, kegiatan diisi dengan kajian keislaman yang disampaikan oleh Dimas Urip Santoso dengan tema “Pemuda Berintegritas Melalui Spirit Ramadhan.” Dalam materinya, Dimas menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting untuk membentuk karakter dan integritas pemuda.

Ia menjelaskan bahwa integritas pemuda tercermin dari sikap jujur (shidiq), konsisten antara perkataan dan perbuatan, memegang teguh nilai kebenaran, serta memiliki tanggung jawab dan amanah dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Ramadhan juga menjadi madrasah spiritual yang melatih kejujuran, kedisiplinan, kesabaran, serta kepedulian sosial melalui berbagai ibadah seperti puasa, shalat, sedekah, dan membaca Al-Qur’an.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi dan semangat kaderisasi di kalangan Angkatan Muda Muhammadiyah Banguntapan Selatan dapat terus tumbuh, serta melahirkan generasi muda yang berintegritas, berilmu, dan berperan aktif dalam dakwah serta pembangunan masyarakat.

You may also like these