Bantul – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Banguntapan Selatan dan Utara sukses menggelar Tabligh Akbar Ahad Pon di Lapangan Wiyoro, Wiyoro Kidul, Baturetno, Banguntapan, Bantul, pada Minggu (28/9/2025). Acara yang berlangsung dari pukul 05.30 hingga 07.00 WIB ini, menghadirkan Ustadz H. Gita Danu Pranata, S.E., M.M., Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Dalam ceramahnya, Ustadz Gita Danu Pranata menekankan pentingnya menauladani Nabi Muhammad SAW dalam setiap aspek kehidupan—baik secara individu, keluarga, maupun sosial kemasyarakatan. Ia menyebut, keteladanan Nabi, bahkan dalam hal sederhana seperti makan, minum, dan tidur, adalah pondasi untuk membentuk pribadi yang lebih baik, yang pada akhirnya akan mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta masyarakat Islami yang harmonis.
Lebih lanjut, Ustadz Gita menyoroti peran masjid sebagai pusat kehidupan umat. Menurutnya, masjid harus difungsikan bukan hanya sebagai tempat salat berjamaah, tetapi juga sebagai ruang untuk menyelesaikan berbagai problem jemaah, termasuk memfasilitasi generasi muda agar menjadikan masjid sebagai basis aktivitas positif.
Terkait metode dakwah, beliau juga menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak anti terhadap seni. Seni dapat menjadi media dakwah, seperti melalui tilawah Al-Qur’an dengan pendekatan bayani (tekstual), burhani (keilmuan dan teknologi), maupun irfani (rasa spiritual). Namun, Ustadz Gita mengingatkan umat untuk menghindari sikap berlebihan (ghuluw) dalam beragama, melainkan menjadi umat wasathiyah (moderat).
Beliau menutup tausiahnya dengan menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an sekaligus membaca realitas sosial di sekitar. Umat Islam didorong untuk mengembangkan ekonomi yang berkemajuan dengan tetap menjalani hidup sederhana. Kemerdekaan sejati, ujarnya, adalah ketika umat mencapai kesejahteraan lahir dan batin (gemah ripah loh jinawi), sesuai dengan semangat Islam rahmatan lil alamin.
Sebelumnya, Lurah Baturetno H. Sarjaka dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pengajian gabungan ini. Ia berharap kegiatan bersama antara PCM/PCA Banguntapan Selatan dan Utara dapat terus berlanjut dan diselenggarakan secara bergantian di masa depan. Sarjaka juga mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa menjaga kerukunan sesama muslim dan harmonisasi antarumat beragama.